Tampilkan postingan dengan label Vitamin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vitamin. Tampilkan semua postingan

Fungsi dan Manfaat Vitamin B

18.27 Add Comment
Fungsi dan Manfaat Vitamin B
Penjelasan
Vitamin B adalah 8 vitamin yang larut dalam air dan memainkan peran penting dalam metabolisme sel. Dalam sejarahnya, vitamin pernah diduga hanya mempunyai satu tipe, yaitu vitamin B (seperti orang mengenal vitamin C atau vitamin D). Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa komposisi kimia di dalamnya membedakan vitamin ini satu sama lain dan terlihat dalam contohnya dalam beberapa makanan. Suplemen yang mengandung ke-8 tipe ini disebut sebagai vitamin B kompleks. Masing-masing tipe vitamin B suplemen mempunyai nama masing-masing (contoh; B1, B2, B3)

Jenis-jenis Vitamin B dan Manfaatnya

Jenis vitamin B ada delapan, yaitu vitamin B1 (thiamine), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niacin), vitamin B5 (pantothenic acid), vitamin B6 (pyridoxine), vitamin B7 (biotin), vitamin B9 (folic acid), dan vitamin B12 (cobalamin). Jika digabungkan, kedelapan zat ini dinamakan vitamin B kompleks.

Berikut penjelasan lebih detail mengenai vitamin B.

Vitamin B1 (thiamine). Selain menjaga sistem saraf Anda tetap sehat, vitamin ini diperlukan dalam mengubah makanan yang Anda konsumsi menjadi energi.Untuk mendapatkan manfaat itu, Anda bisa mengonsumsi makanan kaya vitamin B1 seperti telur, susu, roti dari biji-bijian utuh, daging sapi, buah-buahan segar dan kering, serta sayuran seperti kacang polong. Tiap harinya tubuh Anda membutuhkan asupan vitamin B1 sebanyak 1 mg untuk pria atau 0,8 mg untuk wanita. Jumlah ini mudah didapatkan dari makanan sehari-hari sehingga biasanya tidak perlu untuk mengonsumsi suplemen. 
Membantu proses energi tubuh dari makanan sebagai bagian dari koenzim; membantu menjaga nafsu makan normal dan fungsi sistem saraf.

Makanan sumber vitamin B1 antara lain: seperti ragi, hati, biji bunga matahari, sejumlah padi, biji-bijian, kacang polong, semangka, tiram, oatmeal dan tepung terigu.
Gejala defisiensi:

  • detak jantung yang abnormal,
  • pembesaran hati,
  • akhirnya gagal jantung,
  • retensi cairan,
  • kebingungan mental,
  • kelumpuhan,
  • pemborosan otot, sakit dan kelemahan pada otot.
Gejala toksisitas:


Pemakaian thiamin yang melebihi normal mempengaruhi sistem syaraf. Hal ini karena reaksi hipersensitif yang dapat berpengaruh pada kelelahan, sakit kepala, sifat lekas marah dan susah tidur. Sistem darah dapat terpengaruh, karena denyut nadi menjadi cepat.
Vitamin B2 (riboflavin). Ingin menjaga agar kulit dan mata tetap sehat? Cukupi kebutuhan harian vitamin B2 Anda. Dosis konsumsi vitamin B2 harian yang disarankan adalah 1,1 mg untuk wanita dan 1,3 mg untuk pria. Manfaat vitamin B2 lainnya adalah menjaga sistem saraf agar tetap sehat serta membantu mencerna karbohidrat, protein, dan lemak dalam makanan.
Anda bisa mendapatkan vitamin B2 dari ikan, telur, susu, sayur mayur atau nasi. Namun, jauhkan makanan tersebut dari paparan sinar matahari karena bisa merusak vitamin B2 yang terkandung di dalamnya.
Vitamin B3 (niacin). Vitamin ini juga bisa menjaga sistem saraf agar tetap bekerja dengan baik, menjaga kesehatan kulit dan mengubah makanan menjadi energi.
Sumber terbaik vitamin B3 bisa ditemukan pada susu,kacang-kacangan, telur, ikan, daging sapi, dan ayam. Kebutuhan harian vitamin B3 adalah 13 mg untuk wanita dan 17 mg untuk pria.
Vitamin B5 (pantothenic acid). Vitamin ini membantu pertumbuhan tubuh serta penting dalam produksi hormon. Selain itu, makanan yang Anda makan bisa diubah menjadi energi karena adanya vitamin B5.
Vitamin B5 bisa ditemui pada makanan, seperti kentang, daging sapi, tomat, telur, brokoli, daging ayam, dan nasi merah.
Vitamin B6 (pyridoxine). Vitamin ini membantu membentuk hemoglobin yang mengedarkan oksigen dalam darah ke seluruh tubuh. Selain itu, vitamin B6 juga berperan dalam mengubah protein dan karbohidrat dari makanan agar menjadi energi. Sistem saraf, kardiovaskular, pencernaan, otot, dan beberapa bagian dari sistem imun pun terjaga dengan adanya vitamin ini di tubuh Anda.
Vitamin B6 bisa ditemui pada telur, sayur-sayuran, kacang, susu, kentang, ikan, daging ayam, kacang panjang atau pisang. Dosis konsumsi harian vitamin B6 adalah 1,2 mg untuk wanita dan 1,4 mg untuk pria.
Vitamin B7 (biotin). Vitamin ini memiliki peran penting dalam memecah lemak dan karbohidrat menjadi asam lemak dan glukosa untuk dijadikan tenaga bagi tubuh. Anda bisa mendapatkan vitamin B7 dengan mengonsumsi pisang, salmon, wortel, sereal, hati dan kembang kol.

Vitamin B9 (folic acid). Bersama vitamin B12, vitamin ini penting dalam memproduksi sel darah merah yang sehat. Selain itu, vitamin B9 juga bisa membantu sel-sel tubuh dalam pembuatan serta menjaga DNA. Lebih jauh, pengonsumsian vitamin B9 saat hamil bisa menurunkan risiko bayi dalam kandungan Anda terkena cacat sistem saraf pusat, seperti spina bifida.
Dosis vitamin B9 yang dibutuhkan adalah 0,2 mg per hari. Untuk ibu hamil atau berencana hamil, Anda disarankan mengonsumsi suplemen vitamin B9 sebanyak 0,4 mg per hari. Namun jika ada anggota keluarga yang pernah terkena spina bifida, Anda disarankan untuk mengonsumsi 5 mg tiap harinya.
Konsumsi suplemen ini sejak Anda berhenti menggunakan kontrasepsi hingga usia kandungan setidaknya 3 bulan.
Sumber vitamin B9 yang bisa ditemukan pada makanan adalah brokoli, kacang, kacang polong, bayam, dan buah-buahan sitrus (jeruk mandarin, lemon, dan jeruk nipis).
Vitamin B12 (cobalamin). Vitamin ini penting dalam produksi sel darah merah, memproses vitamin B9, mengubah makanan menjadi energi serta menjaga sistem saraf tubuh agar tetap sehat.
Anda bisa mendapatkan vitamin B12 dari salmon, daging, susu, keju, dan telur. Dosis yang disarankan untuk orang dewasa adalah 0,0015 mg per hari.


Manfaat dan Kandungan Vitamin K

19.30 2 Comments
Manfaat dan Kandungan Vitamin K


Vitamin K

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjay1OZMRdPjgaAuXGC8ZO3SW_CXHeufFWqVwcmpe0oHch_FWnhWo02jHl_Q5SPRMzrjqcvCSbZrSfNwt7_wRS3Cw7TEqfhtQSI8_pjRXmHlTJXeRN40Tl5d_PAJYbV76pjXAMzC_EYtBhE/s1600/vitamin-K.jpg

Pengertian

Vitamin K (K dari "Koagulations-Vitamin" dalam Bahasa Jerman dan Bahasa Denmark) merujuk pada sekelompok vitamin lipofilik dan hidrofobik yang dibutuhkan untuk modifikasi pascatranslasi dari berbagai macam protein, seperti dalam proses pembekuan darah. Secara kimia vitamin ini adalah turunan 2-metil-1,4-naftokuinona. Vitamin K bersifat tahan panas, tetapi akan segera rusak apabila terpapar senyawa asam, basa, dan cahaya matahari.

Pada manusia, vitamin K didapat dari nutrisi asupan makanan dan mikroflora pada saluran pencernaan. Di dalam hati, vitamin K dibutuhkan untuk mengaktivasi protrombin dengan reaksi karboksilasi gugus Glu pada residu protein prekursornya. Asam glutamat yang mengalami reaksi karboksilasi akan berubah menjadi asam karboksiglutamat gamma.

Vitamin K2 (menakuinona, menatetrenona) secara normal diproduksi oleh bakteri dalam saluran pencernaan manusia, dan defisiensi gizi akibat diet yang sangat jarang terjadi kecuali saluran pencernaan mengalami kerusakan yang sangat parah sehingga tidak dapat menyerap molekul. Vitamin ini ditemukan dalam sayuran hijau, seperti bayam, katuk, kol, selada, dan brokoli.


Vitamin K dan kesehatan

Peneliti di Tufts menemukan bahwa vitamin K, khususnya K1, dapat mengurangi risiko resistensi insulin sehingga membantu melawan diabetes. Penemuan ini diterbitkan dalam Diabetes Care. Selain itu, vitamin ini juga membantu metabolisme di dalam tubuh terkait dengan resistensi senyawa insulin. Di dalam tubuh, vitamin K juga dapat menekan proses pendarahan di hati yang seringkali muncul akibat pemakaian senyawa aspirin atau antibiotik secara berlebihan. Melalui mekanisme yang sama, vitamin K dapat memperlambat proses pembentukan sel kanker di hati dan paru-paru.

Penelitian lain juga membuktikan bahwa selain diabetes, vitamin K juga dapat meningkatkan kepadatan tulang sehingga terbentuk struktur rangka tubuh yang kuat. Khususnya pada wanita, vitamin K juga dapat menurunkan risiko terkena osteoporosis. Di dalam tulang, vitamin K ini akan membantu senyawa osteokalsin yang berperan dalam penyerapan mineral untuk membentuk stuktur tulang yang kuat. Osteoklasin sendiri diproduksi oleh osteoblas, kumpulan sel pembentuk tulang.

 Sumber makanan yang mengandung vitamin K diantaranya sayuran hijau, kedelai, kol, brokoli, susu, hati, dan asparagus. Berikut ini beberapa manfaat dan fungsi vitamin K bagi tubuh manusia.

Pembekuan Darah
Seperti yang sudah kita ketahui bahwa fungsinya untuk membantu pembekuan darah. Jika tidak terpenuhi vitamin K maka proses pembekuan darah akan terganggu. Logikanya, jika sebuah luka sayatan karena pisau ukuran luka kecil bisa sembuh dalam waktu 1 hari (sembuh total), pada orang yang kurang vitamin K dalam tubuhnya akan memiliki lebih dari 1 hari untuk (sembuh totalnya).

Pertumbuhan Tulang dan Mencegah Osteoporosis
Penelitian lain juga membuktikan bahwa selain diabetes, vitamin K juga dapat meningkatkan kepadatan tulang sehingga terbentuk struktur rangka tubuh yang kuat. Khususnya pada wanita, vitamin K juga dapat menurunkan risiko terkena osteoporosis. Di dalam tulang, vitamin K ini akan membantu senyawa osteokalsin yang berperan dalam penyerapan mineral untuk membentuk stuktur tulang yang kuat. Osteoklasin sendiri diproduksi oleh osteoblas, kumpulan sel pembentuk tulang.

Mencegah Diabetes
Peneliti di Tufts menemukan bahwa vitamin K, khususnya K1, dapat mengurangi risiko resistensi insulin sehingga membantu melawan diabetes. Penemuan ini diterbitkan dalam Diabetes Care. Selain itu, vitamin ini juga membantu metabolisme di dalam tubuh terkait dengan resistensi senyawa insulin.

Mencegah Penyakit Hemoragik
Pada bayi baru lahir yang mengidap penyakit hemoragik akan mengalami pendarahan. Untuk mencegahnya sang bayi harus diberi asupan vitamin K melalui air susu ibu (ASI). Artinya, si Ibulah yang harus mengkonsumsi makanan kaya vitamin K.

Mencegah Pendarahan Hati
Di dalam tubuh, vitamin K juga dapat menekan proses pendarahan di hati yang seringkali muncul akibat pemakaian senyawa aspirin atau antibiotik secara berlebihan.

Mencegah Kanker
Melalui mekanisme yang sama, vitamin K dapat memperlambat proses pembentukan sel kanker di hati dan paru-paru.

Nah, itu dia beberapa manfaat dan fungsi vitamin K bagi tubuh manusia. .

Referensi dari:
-http://id.wikipedia.org/wiki/Vitamin_K
- http://manfaatbuahdaun.blogspot.com/2014/01/manfaat-dan-fungsi-vitamin-k-koagulasi.html

Fungsi dan Manfaat Vitamin E

19.10 1 Comment
Fungsi dan Manfaat Vitamin E

Vitamin E



Pengertian

Vitamin E adalah nama umum untuk dua kelas molekul (tocopherol dan tocotrienol) yang memiliki aktivitas vitamin E dalam nutrisi.
Vitamin E bukan nama untuk setiap satuan bahan kimia spesifik namun, untuk setiap campuran yang terjadi di alam yang menyediakan fungsi vitamin E dalam nutrisi.

Sifat-sifat

Tocopherol tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut lemak seperti minyak, lemak, alkohol, aseton, eter dan sebagainya. Karena tidak larut dalam air, vitamin E dalam tubuh hanya dapat dicerna dengan bantuan empedu hati, sebagai pengelmulsi minyak saat melalui duodenum.
Vitamin E stabil pada pemanasan namun akan rusak bila pemanasan terlalu tinggi.  Vitamin E bersifat basa jika tidak ada oksigen dan tidak terpengaruh oleh asam pada suhu 100o C. Bila terkena oksigen di udara, akan teroksidasi secara perlahan-lahan. Sedangkan bila terkena cahaya warnanya akan menjadi gelap secara bertahap.

Sumber

Vitamin E mudah didapat dari bagian bahan makanan yang berminyak atau sayuran. Vitamin E banyak terdapat pada buah-buahan, susu, mentega, telur, sayur-sayuran, terutama kecambah. Contoh sayuran yang paling banyak mengandung vitamin E adalah minyak biji gandum, minyak kedelai, minyak jagung, alfalfa, selada, kacang-kacangan, asparagus, pisang, strawberry, biji bunga matahari, buncis, ubi jalar dan sayuran berwarna hijau. Vitamin E lebih banyak terdapat pada makanan segar yang belum diolah.
Satu unit setara dengan 1 mg alfa-tocopherol asetat atau dapat dianggap setara dengan 1 mg.  Selain itu ASI juga banyak mengandung vitamin E untuk memenuhi kebutuhan bayi.
 
Dalam perkembangannya, Vitamin E diproduksi dalam bentuk pil, kapsul, dan lain-lain sebagaimana vitamin-vitamin yang sudah terlebih dahulu ada. Vitamin yang sudah dikemas dalam berbagai bentuk ini banyak dijual bebas di pasaran serta dianggap berguna.

Kegunaan

Vitamin E berguna untuk:
  • meningkatkan daya tahan tubuh, membantu mengatasi stres, meningkatkan kesuburan, meminimalkan risiko kanker dan penyakit jantung koroner.
  • berperan sangat penting bagi kesehatan kulit, yaitu dengan menjaga, meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit, mencegah proses penuaan dini, melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet, serta mempercepat proses penyembuhan luka.
  • sebagai Antioksidan. Semua vitamin E adalah antioksidan dan terlibat dalam banyak proses tubuh dan beroperasi sebagai antioksidan alami yang membantu melindungi struktur sel yang penting terutama membran sel dari kerusakan akibat adanya radikal bebas. . Dalam melaksanakan fungsinya sebagai antioksidan dalam tubuh, vitamin E bekerja dengan cara mencari, bereaksi dan merusak rantai reaksi radikal bebasY. Dalam reaksi tersebut, vitamin E sendiri diubah menjadi radikal. Namun radikal ini akan segera beregenerasi menjadi vitamin aktif melalui proses biokimia yang melibatkan senyawa lain.
  • melindungi sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh dari kerusakan. Selain bisa melindungi dari akibat kelebihan vitamin A dan melindungi vitamin A dari kerusakan, vitamin ini juga bisa melindungi hewan dari akibat berbagai obat, bahan kimia, dan logam yang mendukung pembentukan radikal bebas.

Sifat

Vitamin ini larut dalam lemak. Kelarutannya dalam lemak merupakan sifat yang menguntungkan karena sebagian besar kerusakan akibat radikal bebas terjadi di dalam membran sel dan lipoprotein yang terbuat dari molekul lemak.

Dosis dan pengaruh

Bila vitamin E digunakan sebagai antioksidan, maka seorang perempuan membutuhkan sedikitnya 120 IU (international unit) per hari. Namun menurut catatan medis, kebanyakan perempuan Indonesia hanya mengonsumsi makanan yang mengandung 10.4 - 13,4 IU per hari. Untuk mencukupi kebutuhan itu, vitamin E dapat dikonsumsi dari vitamin E sintetis (dl-a tokoferol).

Dosis vitamin E yang besar bisa memperbaiki dan mencegah terjadinya perkembangan kelainan saraf. Beberapa penelitian menunjukan bahwa peningkatan konsumsi vitamin E dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Asupan vitamin E harian sebesar 10-30 mg dianggap cukup untuk mempertahankan kadar viamin E dalam darah. Namun batas konsumsi vitamin E yang dianjurkan adalah 8 sampai 10 IU (International Units)- suatu batas dimana sepertiga orang Amerika menggunakannya.

Untuk keuntungan maksimal vitamin E, diperlukan 100 sampai 400 IU setiap hari. Sebagian besar penelitian menunjukan bahwa ini merupakan konsumsi optimal untuk mengurangi risiko penyakit kronis. Sedangkan dalam bahan makanan yang kita konsumsi setiap harinya diperkirakan mengandung 25 IU vitamin E.

Kekurangan

Kekurangan vitamin E akan menyeabkan sel darah merah terbelah. Proses ini disebut hemolisis eritrodit dan dapat dihindari dengan vitamin E.
Akibat lain kekurangan vitamin E adalah:
  • perubahan degeneratif pada sistem saraf dan otot
  • kelemahan dan kesulitan berjalan
  • nyeri pada otot betis
  • gangguan penglihatan
  • anemia
  • retensi cairan (odem)
  • kelainan kulit
Pada bayi, kekurangan vitamin E dapat menyebabkan kelainan yang mengganggu penyerapan lemak pada bayi yang prematur dan kekurangan gizi. Namun kekurangan vitamin E sesungguhnya sangat jarang terjadi karena vitamin ini banyak terdapat dalam makanan, terutama dalam minyak sayur. Pada manusia kekurangan vitamin E bisa disebabkan karena diet yang sangat buruk dalam jangka waktu lama.

Kelebihan

Pada umumnya vitamin E dianggap sebagai bahan yang cukup aman. Dalam beberapa kasus, kelebihan vitamin E menimbulkan gangguan pada kinerja sistem imun terhadap infeksi. Gejala yang akan dirasakan adalah sakit kepala, lemah dan selalu lelah, serta pusing yang disertai gangguan penglihatan. Untuk itu, jumlah vitamin E dalam tubuh harus berada dalam batasan yang ketat.

 13 makanan terbaik yang mengandung vitamin E

 Oke, untuk menambah pengetahuan anda mengenai sumber vitamin E, berikut ini kami berikan daftar 13 makanan terbaik yang mengandung vitamin E.

1. Bayam

Banyak orang mengkonsumsi bayam karena kandungan zat besi yang tinggi. Di balik warnanya yang hijau, bayam juga menjadi sumber vitamin E dan antioksidan yang baik. Jadi, jangan ibu hamil saja yang patut memakan bayam, tapi Anda juga. Sayur bayam yang telah dimasak mampu memberikan vitamin E sebanyak 3,5 miligram dalam setiap 100 gram sajiannya.

2. Kacang Almond

Pilihan sumber vitamin E selanjutnya adalah kacang almond. Di antara jenis kacang, almond merupakan sumber kandungan vitamin E tertinggi. Sebuah penelitian menyebutkan, mengkonsumsi satu genggam almond sama dengan melindungi kesehatan jantung. Kacang almond bisa dinikmati mentah maupun dalam bentuk mentega dan susu. Setiap 100 gram almond mengandung setidaknya 26,3 miligram vitamin E.

3. Kacang tanah

Kacang tanah merupakan sumber pangan yang kaya tokoferol, antioksidan vitamin E yang kuat dan mudah larut. Artinya, kacang juga dapat dijadikan pilihan untuk memerangi radikal bebas penyebab kanker.

4. Kacang pinus

Meski agak susah ditemukan, namun ternyata kacang pinus mengandung kadar vitamin E yang cukup tinggi. Ada 9,3 miligram vitamin E yang bisa ditemukan dalam sajian 100 gram kacang pinus.

5. Sawi

Selama ini sawi hanya dijadikan sebagai pelengkap sajian mi. Sayuran hijau berdaun lebar ini juga memiliki kandungan vitamin E yang dibutuhkan tubuh. Baik mentah atau dimasak, sawi tetap memiliki nutrisi baik untuk tubuh.

6. Brokoli

Satu lagi sayuran hijau kaya vitamin E. Brokoli tak hanya baik untuk mencegah kanker, kandungan vitamin A, C, D, dan K membuat sayuran ini menjadi superfood di dunia medis. Selain itu, brokoli juga mengandung kalsium tinggi.

7. Paprika merah

Memiliki aroma pedas seperti cabai, tak berati paprika memiliki sedikit khasiat. Selain vitamin C, paprika juga memiliki kandungan vitamin E dan antioksidan yang kuat. Ada sekitar 30 miligram vitamin E yang bisa Anda dapatkan dari paprika merah sebanyak 100 gram.

8. Bubuk cabai merah

Tak hanya sekadar penambah rasa. Bubuk cabai merah juga dapat dijadikan solusi untuk asupan vitamin E. Mungkin ini menjadi pilihan tepat untuk Anda yang cinta rasa pedas. Seperti paprika, kandungan vitamin E dalam 100 gram bubuk cabai adalah 30 miligram.

9. Biji bunga matahari

Anda bisa menjadikan biji bunga matahari sebagai makanan kecil atau pemanis pada salad dan sup. Pada 100 gram sajiannya, biji bunga matahari mengandung 36,6 miligram vitamin E.

10. Daun kemangi dan oregano

Rempah-rempah penyedap masakan ini pun mengandung 7,38 miligram dalam setiap penyajian 100 gram daun kemangi atau oregano.

11. Aprikot kering

Selain mengandung 4,3 miligram dalam setiap 100 gram sajian aprikot kering, buah ini juga kaya akan serat dan vitamin lainnya.

12. Acar buah zaitun

Sebanyak 100 gram buah zaitun dalam bentuk acar mengandung 3,81 vitamin E. Tidak heran jika minyak buah zaitun digunakan oleh para selebritis dunia untuk perawatan kecantikan kulit mereka.

13. Talas

Jangan remehkan tanaman umbi pengganti fungsi kentang yang satu ini, karena talas yang telah dimasak bisa memberikan 2,9 miligram vitamin E pada setiap 100 gram penyajiannya.

Beberapa jenis makan yang mengandung banyak vitamin E diatas cukup mudah untuk didapatkan. So, tunggu apalagi? Cobalah untuk mengkonsumsi makanan tersebut guna memenuhi kebutuhan vitamin E harian anda.

Referensi dari :
- http://id.wikipedia.org/wiki/Vitamin_E
-http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/08/sumber-makanan-yang-mengandung-vitamin-e.html



 

Fungsi dan Manfaat Vitamin C

18.47 5 Comments
Fungsi dan Manfaat Vitamin C


Vitamin C


Pengertian

Vitamin C adalah salah satu jenis vitamin yang larut dalam air dan memiliki peranan penting dalam menangkal berbagai penyakit.
Vitamin ini juga dikenal dengan nama kimia dari bentuk utamanya yaitu asam askorbat. Vitamin C termasuk golongan vitamin antioksidan yang mampu menangkal berbagai radikal bebas ekstraselular. Beberapa karakteristiknya antara lain sangat mudah teroksidasi oleh panas, cahaya, dan logam. 
 Meskipun jeruk dikenal sebagai buah penghasil vitamin C terbanyak, sebenarnya salah besar, karena lemon memiliki kandungan vitamin C lebih banyak 47&% daripada jeruk.

Peranan vitamin C dalam tubuh

Vitamin C diperlukan untuk menjaga struktur kolagen, yaitu sejenis protein yang menghubungkan semua jaringan serabut, kulit, urat, tulang rawan, dan jaringan lain di tubuh manusia. Struktur kolagen yang baik dapat menyembuhkan patah tulang, memar, pendarahan kecil, dan luka ringan.

Vitamin c juga berperan penting dalam membantu penyerapan zat besi dan mempertajam kesadaran. Sebagai antioksidan, vitamin c mampu menetralkan radikal bebas di seluruh tubuh. Melalui pengaruh pencahar, vitamini ini juga dapat meningkatkan pembuangan feses atau kotoran. Vitamin C juga mampu menangkal nitrit penyebab kanker. Penelitian di Institut Teknologi Massachusetts menemukan, pembentukan nitrosamin (hasil akhir pencernaan bahan makanan yang mengandung nitrit) dalam tubuh sejumlah mahasiswa yang diberi vitamin C berkurang sampai 81%.

Hipoaskorbemia (defisiensi asam askorbat) bisa berakibat keadaan pecah-pecah di lidah scorbut, baik di mulut maupun perut, kulit kasar, gusi tidak sehat sehingga gigi mudah goyah dan lepas, perdarahan di bawah kulit (sekitar mata dan gusi), cepat lelah, otot lemah dan depresi. Di samping itu, asam askorbat juga berkorelasi dengan masalah kesehatan lain, seperti kolestrol tinggi, sakit jantung, artritis (radang sendi), dan pilek.

Fungsi dan Manfaat Vitamin C

  1. Melawan kanker
  2. Melawan kanker adalah salah satu fungsi vitamin C. Beberapa wanita yang mengkonsumsi banyak mengandung vitamin C dari makanan seperti buah-buahan atau sayur (bukan dalam bentuk suplemen), dapat memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara. Bahkan ada beberapa riset mengindikasikan bahwa fungsi vitamin C dapat dijadikan sebagai racun bagi sel-sel kanker tertentu.

  3. Memperbaiki kulit
  4. Vitamin C mengandung antioksidan yang banyak yang juga dibutuhkan oleh kulit, di mana antioksidan berfungsi untuk menetralkan radikal bebas yang menumpuk akibat terkena paparan sinar matahari. "Pemberian asupan vitamin C yang digabungkan dengan bahan lainnya dapat memperbaiki beberapa tanda-tanda penuaan termasuk berupa garis-garis halus, pigmentasi yang tidak merata, warna kulit dan juga tekstur," kata Dr Mariusz Sapijaszko, direktur medis dari Youthful Image Cosmetic Surgery Clinic dan jugs seorang profesor dermatologi di University of Alberta. Merupakan salah satu fungsi vitamin C dibidang kesehatan kulit.

  5. Meningkatkan mood
  6. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan perubahan psikologis. Peneliti dari McGill University menyatakan bahwa pemberian suplemen vitamin C (500 mg dua kali sehari) bagi pasien rawat inap yang mengalami kekurangan vitamin C, secara signifikan dapat membantu meningkatkan suasana keadaan hati mereka. Ini adalah salah satu fungsi vitamin C yang sangat dianjurkan bagi yang sering merasa gelisah, dan sebagainya.

  7. Menurunkan resiko serangan jantung
  8. Vitamin C dapat menghilangkan aterosklerosis yang berada di dalam jantung. Aterosklerosis adalah suatu keadaan dimana arteri jantung menebal dan dapat meningkatkan terjadinya serangan jantung sebab darah menjadi tidak lancar.

  9. Mengontrol tekanan darah
  10. Tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian mendadak pada orang yang menderitanya. Mengkonsumsi vitamin C dengan dosis yang dianjurkan secara rutin dapat mengontrol tekanan darah.

  11. Mencegah stroke
  12. Diet tinggi antioksidan yang kaya akan buah dan sayuran dapat membantu menangkal penyakit kardiovaskular. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka dengan tingkat tertinggi vitamin C dalam tubuh berada pada risiko terendah untuk menderita stroke (terutama pada wanita).

  13. Mencegah diabetes
  14. Vitamin C mampu untuk menurunkan kadar gula yang terdapat dalam tubuh dan dapat mencegah efek buruk dari diabetes pada penderitanya. Ganti camilan manis dengan buah jeruk atau sumber lainnya yang mengandung vitamin C.

  15. Mencegah katarak
  16. Apabila kekurangan vitamin C lensa mata akan menjadi buram sehingga dapat menyebabkan pandangan anda menjadi kabur.

Dosis yang diperlukan

Angka asupan vitamin C yang direkomendasikan masih menjadi perdebatan dan bervariasi pada setiap negara. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan hanya cukup 45 mg per hari. Di Inggris sebesar 40 mg per hari, dan Amerika Serikat antara 60 - 95 mg per hari. Asupan yang tepat dapat memebrikan fungsi vitamin C yang maksimal.

Sumber terbaik vitamin C berasal dari buah, sayuran dan juga jus. Setengah cangkir atau 125 ml jus jeruk mengandung sekitar 50 mg vitamin C yang cukup untuk asupan per hari. Sumber vitamin C juga terdapat pada kiwi, paprika, stroberi, kubis, dan brokoli.

Gejala apabila kekurangan vitamin C ditandai dengan :
  1. Kehilangan nafsu makan
  2. Kram pada otot
  3. Kulit yang menjadi kering 
  4. Rambut bercabang
  5. Gusi berdarah 
  6. Kekurangan darah merah (anemia)
  7. Infeksi
Sedangkan kelebihan vitamin C ditandai dengan :
  1. Diare
  2. Meningkatnya asam lambung
Bila kelebihan vitamin C terjadi dalam kurun waktu yang cukup panjang, bisa menimbulkan nyeri pada saat buang air kecil karena vitamin C keluar dalam bentuk kristal.

Itulah fungsi dan manfaat vitamin C. Jangan terlalu banyak maupun sedikit dalam mengkonsumsi vitamin C.
Referensi dari :
- http://id.wikipedia.org/wiki/Vitamin_C
-http://ayokesehatan.blogspot.com/2014/03/fungsi-dan-manfaat-vitamin-c-bagi-kesehatan-tubuh-anda.html



Khasiat dan Fungsi Vitamin A

16.48 Add Comment
Khasiat dan Fungsi Vitamin A
Vitamin A

Vitamin A




Pengertian

Vitamin A merupakan salah satu jenis vitamin larut dalam lemak yang berperan penting dalam pembentukan sistem penglihatan yang baik. Terdapat beberapa senyawa yang digolongkan ke dalam kelompok vitamin A, antara lain retinol, retinil palmitat, dan retinil asetat.

Akan tetapi, istilah vitamin A seringkali merujuk pada senyawa retinol dibandingkan dengan senyawa lain karena senyawa inilah yang paling banyak berperan aktif di dalam tubuh. Vitamin A banyak ditemukan pada wortel, minyak ikan, susu, keju, dan hati. Rumus kimia untuk Vitamin A adalah C20H30O.

Antioksidan

Beta karoten, salah satu bentuk vitamin A, merupakan senyawa dengan aktivitas antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Senyawa radikal bebas ini banyak berasal dari reaksi oksidasi di dalam tubuh maupun dari polusi di lingkungan yang masuk ke dalam tubuh. Antioksidan di dalam tubuh dapat mencegah kerusakan pada materi genetik (DNA dan RNA) oleh radikal bebas sehingga laju mutasi dapat ditekan. Penurunan laju mutasi ini akan berujung pada penurunan risiko pembentukan sel kanker. Aktivitas antioksidan juga terkait erat dengan pencegahan proses penuaan, terutama pada sel kulit.


Fungsi dan Manfaat Vitamin A


Berikut ini beberapa manfaat vitamin A bagi tubuh manusia.

Kesehatan Mata
Vitamin A memiliki peran penting dalam kesehatan indera penglihatan manusia. Vitamin ini membantu menyalurkan objek yang diterima oleh retina mata ke otak sebagai sebuah gambar. Senyawa yang berperan dalam hal ini adalah retinol.

Antioksidan
Salah satu bentuk Vitamin A yang dikenal dengan Beta Karoten, merupakan senyawa dengan aktifitas antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Baik radikal bebas yang berasal dari oksidasi tubuh mupun polusi dari luar.

Sistem Imun
Vitamin A juga berfungsi sebagai sistem inum eksternal yang melindungi tubuh dari radikal bebas, virus, bakteri, jamur dan patogen. Mencukupi asupan vitamin A harian berarti meningkatkan kekebalan tubuh.

Mencegah Kanker
Vitamin A mampu melawan kanker dengan menekan pertumbuhan DNA dalam sel-sel kanker.

Penyembuhan Luka
Vitamin A dapat membantu menjaga kesehatan jaringan di dalam tubuh kita. Sehingga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Pertumbuhan
Vitamin A juga sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan embrio pada janin, dan menentukan gen pada proses pembentukan organ-organ perkembangan embrio.

Konsumsi Vitamin A

  • Dosis harian: 750 mcg
  • Gejala kekurangan vitamin A: Penglihatan berkurang, kulit kering.
  • Kelebihan vitamin A: Kerusakan hati, tulang, dan gangguan penglihatan. Tanda kelebihan vitamin A adalah telapak tangan dan kelopak mata berwarna kuning.
  • Makanan sumber vitamin A: Hati, wortel, produk susu, ubi merah, labu, mangga, bayam, brokoli, kangkung, keju cheddar, cabai.
 Referensi dari :
-http://id.wikipedia.org/wiki/Vitamin_A
-http://manfaatbuahdaun.blogspot.com/2014/01/manfaat-dan-fungsi-vitamin-bagi-tubuh.html